KLUB RAKSASA EROPA BANGKRUT DAN TERPURUK

Agen Bola online

Di salah satu Negara Eropa, Skotlandia yang terkenal dengan adagium yang menyatakan bahwa roda kehidupan bagi Negara ini tak akan terpisahkan dari tiga pilar yaitu Sistem hokum Skotlandia, Gereja Skotlandia dan Klub Sepakbola Skotlandia yaitu Rangers Football Club.

Dari ketiga pilar tersebut yang mengalami nasib paling tragis dan hancur adalah  klub sepakbola Rangers. Klub sepakbola yang paling bersejarah dan merupakan klub pemegang rekor dunia terbanyak dalam kompetisi tertinggi serta merupakan pemegang juara tiga gelar dalam semusiim.

Klub Rangers tersebut dinyatakan bangkrut dan membuat mereka harus di degradasikan pada akhir musim 2011-2012. Dan sampai saat ini mereka harus bermain di liga kasta kedua Skotlandia karena banyaknya pemain-pemain bintang yang hengkang akibat finansial dari klub yang sudah tak dapat menggaji mereka dan juga disebabkan oleh masalah internal dalam manajemen klub yang mulai terpecah belah.

Sekarang saingan klub Celtic tersebut yang biasanya bermain di klub tinggi Eropa dan juga sudah pernah meraih gelar Piala Winners 1972 serta juga merupakan Klub yang sudah menjadi langganan mengikuti Liga Champions. Dan sekarang sudah sangat berbanding terbalik dimana sekarang mereka harus melakoni laga tarkam melawan klub-klub papan bawah seperti Alloa Athletic, Cowdenbeath dll.

Tetapi di balik kisah mereka yang sekarang sangat menyedihkan ini, ternyata masih banyak juga suporter yang begitu royal pada mereka. “Saya terus datang untuk memberikan dukungan kepada klub Rangers karena ini merupakan Klub impian saya sejak kecil dan ini adalah merupakan klub yang sangat hebat dan sangat luar biasa.” Kata suporter fanatik tersebut kepada The Guardian.

Klub Ranger merupakan salah satu klub besar di Eropa dan mereka juga mempunyai Stadion yang sangat besar dan megah dengan kapasitas yang dapat menampung 50 ribu penonton.

Kehancuran Rangers terjadi ketika mereka ketahuan oleh Direktorat Pajak Inggris Raya, dimana mereak menunggak pajak sekitar 134 juta pounds yaitu sekitar Rp 2,5 triliun sehingga kemudian Rangers langsung divonis bangkrut dan harus dilikuidasi.