Pjanic Tak Mau Pikirkan Rumour Transfernya

Gelandang Juventus Miralem Pjanic tidak memperhatikan rumor seputar masa depannya di tengah laporan Barcelona, ​​Chelsea dan Manchester City berbaris tawaran.

Kedatangan Cristiano Ronaldo musim panas ini telah memicu laporan bahwa Pjanic akan dijual untuk menutup sebagian pengeluaran Juve pada kapten Portugal.

Namun, berbicara kepada ESPN FC di toko utama Adidas di New York, Pjanic mengatakan dia tidak memperhatikan untuk mengalihkan gosip, meskipun dia berhenti mengatakan dia pasti akan tinggal di Juve.

“Saya mendengarkan banyak hal yang tidak benar,” kata Pjanic. “Saya keren. Saya mempersiapkan musim baru saya. Itulah yang paling penting. Apa yang saya lakukan dua musim terakhir untuk Juventus benar-benar hebat, dan saya senang apa yang saya lakukan di sini.

“Aku keren … dan aku tidak peduli dengan apa yang mereka tulis karena aku mendengarkan dan aku membaca banyak hal, dan banyak hal tidak benar.”

Pjanic bergabung dengan Juve dari Roma dua musim panas lalu dalam sebuah kesepakatan senilai € 32 juta dan masih memiliki tiga tahun tersisa di kontraknya.

Dia mengatakan dia berharap untuk bermain dengan Ronaldo di musim mendatang.

“Kami senang dia ada di sana,” kata Pjanic. “Saya memberinya hanya sambutan. Dia akan dalam beberapa hari memulai pramusimnya, dan, tentu saja, saya pikir Juve melakukan penandatanganan besar, dan tim senang, dia senang, jadi saya pikir dia akan melakukan apa yang dia lakukan juga di masa lalu, apa yang dia lakukan di Man [United] dan Real Madrid.

“Dia memenangkan banyak gelar. Dia melakukan hal-hal besar dan hebat, dan saya pikir dia akan terus seperti itu. Dia pemain hebat, dan saya pikir dia bisa membantu banyak klub barunya. Saya pikir dia akan memberikan banyak untuk Juventus . “

Dengan Ronaldo di papan, Juve bertujuan untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 1996, meskipun Pjanic mengatakan kompetisi lebih intens dari sebelumnya – dengan atau tanpa pemain depan.

“Kami tahu Liga Champions sangat sulit,” kata Pjanic. “Anda harus bermain melawan klub seperti Barcelona, ​​yang sangat sulit untuk bermain, Real Madrid, Bayern, Paris, jadi Anda memiliki banyak klub yang bisa memenangkan Liga Champions ini.

“Anda harus dalam bentuk. Anda harus bermain dengan baik dan layak hanya untuk berada di final. Itu tidak mudah, tapi saya pikir timnya bagus. Mari kita lihat apa yang terjadi. Tim ini, tentu saja, akan mencoba untuk memenangkan segalanya. Tapi itu tidak pernah mudah. ​​”

Pjanic telah memenangkan kembali ke belakang Serie A dan Coppa Italia ganda dengan Juve, yang kalah dari Madrid di final Liga Champions pada 2017 dan lagi di perempatfinal musim lalu.

 

Capello : Juventus Untung Besar Jual Pogba Ke MU

Mantan pelatih timnas Inggris, Fabio Cappelo mengungkapkan jika Juventus sangat pintar memanfaatkan transfer Paul Pogba dengan kembali melegonya ke Manchester United dengan harga selangit. Yang menariknya adalah ketika Juve mendapatkan Pogba dengan status bebas transfer.

Juventus sendiri berhasil mendatangkan Pogba dari MU pada musim 2012 yang lalu,setelah bergabung dengan sih Nyonya Tua, ia menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Dan berhasil membawa klubnya meraih banyak gelar di Serie A dan membawa klub tersebut menembus partai final Liga Champions Eropa pada tahun 2014 yang lalu.

Dengan telah bermain bersama Juventus selama kurung waktu empat musim, ia pun menerima pinangan dari mantan klubnya yakni Manchester United yang kala itu menebusnya dengan bandrol mencapai 89 juta poundsterling dan menjadikannya pemain termahal dunia sebelum di pecahkan oleh Neymar pada 2017 yang lalu.

Banyak menilai jika Pogba akan mampu memgeluarkan kemampuan terbaiknya dengan bergabung dengan MU, mengingat raksasa Primer Lengue tersebut mendatangkan sejumlah bintang yakni Zlatan Ibrahimovic dari PSG, dan Henrick Mickytaryan dari Borussia Dortmund.

Namun sayang ia belum berhasil menunjukan penampilanya terbaiknya bersama United, mengingat dalam dua musim berkerja dengan Jose Mourinho ia kerap menujukan penampilan inkonsiten yang membuatnya kerap di cadangkan oleh pelatih asal Portugal itu.

Dengan gagalnya ia memberikan penampilan terbaiknya di Inggris, membuat ia mendapatkan begitu banyak kritikan melihat selalu bergaya dengan tingkah lakuknya yang glamor di media sosialnya.

Fabio Cappelo yang merupakan mantan Alinatore Juventus mengaku jika eks klubnya tersebut merupakan pihak yang paling beruntung dalam transfer tersebut, mengingat mereka berhasil mendatangkanya dengan gratis dan menjualnya dengan harga termahal di dunia pada saat itu.

”Dia (Pogba) tidak bisa menciptakan perbedaan di Inggris dan ia berhasil mengeluarkan kualitasnya di Italia.” ungkapnya.

”Jadi saya pikir Juventus merupakan klub yang paling beruntung di Dunia karena mereka tidak perlu mengelurkan sepeser pun untuk mendatangkan Pogba dan menjualnya dengan harga termahal di dunia.” ucap pria asal Italia itu.

Dybala Musim Ini Luar Biasa

Legenda Juventus Alexandro Del Piero Memberikan pujian kepada  bintang klub Paulo Dybala, Pemain argentina sendiri bermain amat bagus pada musim ini, dan kerap kali menjadi pembeda bagi kesebelasan tim.

Awal musim sendiri dybala mengalami penurunan performa yang di karenakan cedera,namun ketika sampai di pertengahan musim sang pemain mulai menunjukan peningkatan performa yang membuat dirinya berhasil membantu Juve untuk memuncaki klasemen di serie a dengan dua golnya dan  satu golnya yang menyingkirkan totenham hot spurs di 16 besar liga champions eropa.

Penampilan bagus nya pun mengundang sang legenda juventus Alexandro Del piero untuk berkomentar, menurut alex  Dybala mulai mengetahui caranya bermain.

‘’Dia berkembang setiap waktu.Musim ini dirinya bermain amat bagus,menciptakan beberapa gol di laga penting.Dia luar biasa.’’

‘’Dybala merupakan pria yang amat baik dengan kualitas yang luar biasa.’’

Namun sayang pujian yang di alamatkan oleh del piero tidak bisa membuatnya merasakan bermain dengan pemain asal argentina tersebut, ya Del piero memutuskan hengkang ke klub Sydney, dirinya berhasil mencatatkan 705 penampilan dan 290 gol untuk klub asal turin tersebut.