Kembalikan Juan Mata Ke Posisi Nomor 10

Juan Mata

Judibca.com  –  Mantan pemain MU, Paul Scholes memberikan saran kepada manajer Jose Mourinho untuk mengembalikan posisi asil Juan Mata. Scholes menilai jika Mata di kembalikan posisinya sebagai pemain nomor 10 yang bermain di belakang striker ia pasti dapat memberikan perubahan permainan klub saat ini.

Juan Mata sendiri di datangkan dari Chelsea pada 2014 yang lalu dengan biaya transfer mencapai 37 juta poundsterling. Ia sendiri merupakan playmaker MU satu-satunya saat ini.

Semenjak kedatangan Louis Van Gal sendiri pada 2014 yang lalu, Mata menjadi pemain yang begitu di andalkan, namun posisinya sendiri harus mendapatkan pergeseran ke sayap kanan, dan hingga saat ini ketika di latih oleh Mourinho pun. Sang pemain belum mampu menujukan penampilan terbaiknya.

Scholes yang merupakan gelandang jempolan di masa lalu memberikan petuah untuk Mou, ia yakini jika posisi pemain asal Spanyol itu tidak tepat dan berharap memainkannya di belakang striker.

”Juan merupakan pemain yang lebih bagus dari pada Paul Pogba, ia bisa mengontrol tubuhnya dengan sangat baik. Secara umpan-umpan pendek Mata juga lebih baik dari Paul. Mengapa tidak mengembalikan posisinya ke tempat semula.”

Pria yang kini berprofesi sebagai pundit sepak bola di Inggris ini, mengungkapkan jika dirinya juga pernah bermain di posisi tersebut. Dan hanya pemain-pemain Special yang bisa bermain di posisi tersebut.

”Posisi itu tidak asing bagi saya. Namun tidak banyak pemain yang mampu bermain baik disana. Iniesta, Hazard, Sillva dan Bruyne mampu bermain dengan bagus di area itu.”

”Jesse Lingard tidak bermain baik di posisi itu, ia memang bisa menciptakan peluang namun umpannya tidak bagus. Mata merupakan pemain yang tepat untuk bermain di posisi tersebut.”

Nathan Ake Jadi Incaran MU, Bournemouth Pasang Harga Yang ‘Pantas’

Nathan Ake Pemain Muda Yang Di Lepas Oleh Chelsea Musim Lalu, Bermain Bagus Untuk FC Bournemouth Musim Ini.

Judibca.com  –  Berita bola, Klub liga Inggris, Bournemouth menyadari bahwa pemain bek mereka, Nathan Ake sedang diincar Manchester United. Dari kabarnya, The Cherries sudah memasang harga jual untuk pemainnya tersebut. Semenjak musim panas lalu, Manchester United sedang berburu bek tengah baru. Jose Mourinho kabarnya ingin memperkuat barisan pertahanannya yang dinilai terlalu rapuh. Setelah gagal mendapatkan bek tengah baru di musim panas kemarin, kabarnya Mourinho akan berusaha mendapatkan bek baru.

Mourinho akan berburu bek tengah baru saat bursa transfer musim dingin mulai dibuka. Kali ini dikabarkan ia mengincar Nathan Ake yang berada di tim Bournemouth. Menurut Daily Star, Bournemouth sadar bahwa Ake sedang diincar oleh MU. Karena itu ia sudah menetapkan harga jual bagi sang pemain di bulan Januari nanti. Berapa kira-kira harga yang dipasang untuk Ake?

Harga yang Pantas

Menurut laporan berita bola dari Daily Star, Bournemouth sadar mereka akan kesulitan mempertahankan Ake. Karena itu mereka sudah menetapkan harga jual yang pantas untuk pemain tersebut. Laporan menyebutkan bahwa Bournemouth memasang harga yang cukup tinggi untuk transfer Ake. Bek timnas Belanda itu dijual dengan harga 40 juta pounds di bulan Januari nanti. Harga ini dipatok oleh Bournemouth karena mereka sadar akan potensi pemain bek tersebut. Untuk itu mereka memasang harga yang pantas bagi Nathan Ake.

Ake sendiri sudah dikenal sebagai salah satu bek berbakat yang bermain di liga Inggris. Ia merupakan salah satu didikan sukses dari sekolah akademi Chelsea. Ake sendiri merupakan bek serba-bisa. Selain kokoh sebagai bek tengah, ia juga dapat bermain sebagai bek kiri dan juga sebagai gelandang bertahan. Musim lalu ia menjadi starter reguler di pusat pertahanan tim Bournemouth dan musim ini kembali dipercaya Eddie Howe untuk menjaga barisan pertahanan The Cherries.

Ake sendiri baru pindah ke Bournemouth musim lalu dan ia masih terikat kontrak sampai tahun 2022 mendatang. Untuk mendapatkan update berita terkini seputar sepak bola, bisa anda pantau terus situs ini agar tidak ketinggalan berita.

 

Paul Ince : Jose Mourinho Perlu Memberikan Motivasi Yang Lunak Kepada Para Pemainnya

Jose Mourinho

Judibca.com  –  Mantan pemain Manchester United, Paul Ince memberikan saran kepada Jose Mourinho, ia meminta arsitektur asal Portugal itu bisa memberikan motivasi yang berbeda dari biasa yang ia berikan. Motivasi tersebut adalah jika para pemain di jaman yang modern sekarang tidak bisa mendapatkan perlakuan yang begitu keras seperti pemain zaman dahulu.

Sosok Mourinho memang menjadi primadona oleh media-media Inggris terlebih ia yang sering melancarkan kritkan yang begitu pedas kepada para pemainnya jika pemain tersebut melakukan kesalahan besar di pertandingan.

Ia di nilai merupakan sosok pelatih yang kerap tidak memiliki hubungan yang baik dengan para pemainnya. Karena yang bersangkutan sering mengkritik para pemainnya di depan media hal itulah yang kurang di sukai pemain MU.

Pemain-pemain semacam, Anthony Martial, Luke Shaw, dan Paul Pogba menjadi deretan pemain yang di kabarkan kurang memiliki hubungan yang baik dengan Mourinho. Lalu pemain yang terakhir yang tak memiliki hubungan yang baik dengan Mou adalah kapten Setan Merah Antonio Valencia.

Ince sendiri yang sudah kenyang merasakan kritikan ketika masih aktif bermain untuk tim tim terbaik eropa sepeti Manchester United dan Arsenal memang mebandingkan jika pemain di zaman dahulu bisa di kritik dengan bebasnya dan tanpa panda bulu bahkan pelatih siap menendang keluar pemain bintang yang tidak sesuai dari keinginan pelatih di klub.

”Saya pikir para pemain di zaman yang sekarang sudah sangat berbeda dengan masa lalu. Ya anda memang tidak hidup untuk masa lalu, namun ketika di era Ferguson semua pemain takut kepadanya, tidak ada pemain yang berani dengan Fergie, Keane mungkin menjadi orang pertama yang berani melawan Alex namun ia akhirnya menyesal dengan perbuataannya ketika Ferguson menendangnya keluar dari Old Traford padahal ia merupakan kapten klub.”

Scholes : Kalo Kau Ingin Bertahan Mourinho, Jangan Banyak Mengeluh

Jose Mourinho

Judibca.com  –  Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes memberikan saran kepada Jose Mourinho jika diirinya nantinya akan bertahan di Old Traford. Ia menilai Mourinho sendiri mamang pantas untuk bertahan namun yang bersangkutan harus memahami cara bermain klub dan tidak banyak mengeluh dengan apa yang ia dapatkan.

Musim 2018-2019 menjadi musim bencana bagi Manchester United dimana mereka menjadi tim besar di Inggris yang sekarang menduduki 10 besar klasmen sementara di EPL. Mereka menjadi tim yang tidak konsisten untuk menang, terkadang kalah dan seri.

Jose Mourinho sendiri memang kerap meleparkan keluhanya terhadap klub dimana management klub yang tidak mengabulkan permintaan transfernya alias tak membeli pemain baru dengan jumlah yang di pinta oleh arsitek asal Portugal itu.

Scholes sendiri masih aneh melihat Mourinho masih bertahan di Old Traford kendati pekan lalu MU sempat di hajar West Ham United.

”Pada pekan lalu mereka memang begitu hancur, dan tanpa permain terbaik mereka. Namun cara bermain Paul Pogba membuat dirinya lebih baik dari para pemain lainya. Lihat jumlah gol yang ia cetak sekarang ia menjadi top skor klub sementara.”

”Mourinho tidak boleh banyak mengeluh jika ia ingin bertahan di klub. Keluhannya membuat masalah menjadi lebar dan besar. Dan media memanfaatkan hal itu untuk menghancurkannya.”

Mourinho Sebut MU Butuhkan Kemenangan Lawan Newcastle United

Manchester United

Judibca.com – Pelatih MU, Jose Mourinho memang sedang dalam tensi tekanan yang sangat tinggi mengingat mereka belum berhasil menang dalam tiga pertandingan terakhir. Mourinho sendiri mangaku jika timnya memang sedang dalam tekanan yang sangat besar.

MU, sendiri menjadi tim yang begitu mengerikan pada musim ini, dimana mereka kembali tersungkur pada jalan yang begitu terjal dengan banyak laga yang harus berakhir dengan kekalahan maupun hasil imbang. Tidak hanya itu mereka juga menjadi tim yang begitu tampil tidak imfresif.

Banyak yang menilai jika performa jatuhnya Manchester United, pertanda jika Mourinho akan segera di depak dari kursi kepelatihan di Old Traford. Tidak hanya itu ia juga di kabarkan kembali memiliki hubungan yang buruk dengan pemainya.

Namun pada pertandingan Primer Leangue lawan Newcastle sendiri akan menjadi laga yang begitu senasional terlebih yang bersangkutan akan menujukan kapabilitasnya sebagai pelatih yang masih akan di berikan panggung untuk melatih Setan Merah.

Ketika berbica kepada MU TV, Mourinho membeberkan jika timnya saat ini mampu bermain lebih baik kendati mereka sedang dalam performa yang begitu menurun. Tidak hanya itu ia juga mengatahui apa yang menjadi penyebab timnya tidak tampil maksimal dan ia sangat bertanggung jawab dengan apa yang telah di mainkan olehnya.

”Kami bisa tampil lebih baik dari ini, karena kami ingin bermain untuk memenangkan pertandingan demi tiga poin yang kami butuhkan.”

”Sekarang kami tertinggal berkat gagal di dua pertandingan di ajang Liga Primer Inggris lalu apa yang saya dapatkan adalah kami harus bermain lebih baik demi tiga poin untuk memperbaiki posisi kami.”

Mourinho Keluhkan Mental Para Pemainnya

West Ham United

Judibca.com  –  Manager Manchester United, Jose Mourinho langsung mempertanyakan para pemainnya mengenai kekalahan atas West Ham United dinihari tadi. Mou mengungkapkan jika dirinya merasa aneh dengan kinerja para pemainnya.

Seperti yang sudah di ketahui jika MU, harus kembali menelan kekalahan atas West Ham United dengan skor 3-1. Pada pertandingan tersebut Setan Merah menampilkan permainan buruk meski mendapatkan banyak peluang untuk mencetak gol.

JOSE MOURINHO telah mempertanyakan mentalitas skuad Manchester United setelah mereka terpuruk dengan kekalahan kontra West Ham United  di Premier League.

Kekalahan 3-1 di Stadion London menyamai Setan Merah terburuk yang pernah dimulai pada musim – yang dimulai pada tahun 1990.

Dan setelah pertandingan, Mourinho memuji permainan i yang ditunjukkan para pemain West Ham sembari meratapi sifat dari gol yang diberikan timnya.

Dia berkata: “Saya dapat memiliki keluhan dengan kualitas dan pendekatan mental yang kami tunjukkan.’’

“Anda harus selalu mencoba dan itulah sifat saya sebagai seorang profesional sepakbola.’’

“Setelah lima menit, kami menemukan diri kami 1-0 di bawah gawang offside -sesuatu yang VAR akan dapatkan selama minggu ini.’’

“Kami memiliki reaksi yang baik terhadap kemunduran itu, tetapi kemudian gol bunuh diri membuatnya menjadi 2-0.’’

“Untuk gol kedua, kami tahu Andriy Yarmelenko sangat kaki kiri dan kami tidak cukup agresif untuk menandingi tembakan itu.’’

“Jika Anda melihat West Ham, Robert Snodgrass menunjukkan sikap yang luar biasa ketika dia datang.’’

“Dia ingin makan bola dan semua orang di sekitarnya – kita membutuhkan lebih banyak dari ini.”

Pengganti Marcus Rashford dibelah dua defisit untuk United setelah upaya menjentikkan Felipe Anderson dan tujuan sendiri Victor Lindelof.

Tapi harapan dari sebuah perlawanan segera berkurang, sebagai Marko Arnautovic meraih sepertiga untuk Hammers untuk mengutuk United untuk kekalahan kedua berturut-turut.

Mourinho menambahkan: “Pada babak kedua kami mengambil sedikit waktu untuk bereaksi tetapi kami akhirnya melakukannya dan memaksa penjaga gawang mereka ke dalam beberapa penyelamatan yang bagus.’’

“Selamat kepada pramuka yang menemukan anak 21 tahun ini, Issa Diop, dia adalah monster.’’

 

Mourinho Kembali Semprot Media Media Yang Mengkritiknya

(Refrensi Pihak Ketiga)

Judibca.com  –  Bos Manchester United, Jose Mourinho mengaku begitu geram dengan ulah para media yang seakan akan menyudutkannya dari semua hasil buruk yang di jalani oleh timnya. Tidak hanya itu Mou juga mengatakan jika ia seperti di adu pada sebuah arena pertarungan dan lawannya sendiri adalah klubnya yaitu Manchester United.

The Special One memang menjadi bulan bulanan media media di Inggris, dimana ia terus di beritakan jika ia akan segera di depak dan masa depannya di klub sudah tidak lama lagi. Tidak hanya itu  Mourinho juga di tuding sebagai pelatih yang memberikan performa buruk bagi Manchester United.

Pada beberapa pekan yang lalu, kita masih mengingat jika Mourinho sendiri murka dalam sebuah konfersi pers usai timnya di kalahkan oleh Totenham Hots Spur 0-3 di Old Traford. Kala itu Mourinho mendapatkan sebuah pertanyaan yang seakan menyalahkannya, lalu ia pun langsung murka mendengarnya dan memberikan balasan berupa sebuah penghormatan dimana ia ingin di hormati karena ia merupakan pelatih tersukses di Primer Leangue dengan raihan 3 trofi saat ini.

Nah, menjelang pertandingan melawan Watford sendiri Mourinho kembali membahas tentang media yang tak suka dengan dirinya. Bagi Mourinho ia merasa tidak masalah,namun sebuah media pantasnya tidak memberitahkan hal hal yang buruk terhadap sebuah individu dimana hal tersebut membuat klub mendapatkan pendapatan yang begitu banyak.

”Ya jela memberitahkan hal yang buruk lebih mendapatkan uang yang banyak dari pemberitaan yang baik.”

”Semua binis lebih banyak mengarah ke hal yang buruk, tidak ada 100% binis bersih bisa menguntungkan.”

Steve Nicol : Mourinho Murka, Matic Membela ?

(Refrensi Pihak Ketiga)

 

Judibca.co – Pemain milik Manchester United Nemanja Matic langsung membela managernya Jose Mourinho yang mendapatkan kritikan luar biasa. Mourinho sendiri sejatinya sudah mendapatkan kritikan yang begitu besar semenjak musim lalu dimana ia gagal menampilkan permainan menyerang kapada Setan Merah. Baru baru ini ia kembali mendapatkan hantaman berupa ia yang mengkritik Media dan meluapkan amarah di hadapan para media dengan mengatakan harga saya karena saya merupakan pelatih yang berhasil menjuarai Primer Leangue sebanyak tiga kali disini. Tiga kali!

Hal tersebut pun mendapatkan reaksi dari kalangan pengkritik yang tak suka dengan Mourinho mereka menilai jika Mou tidak pantas mengatakan hal itu di hadapan media karena hanya akan merugikan timnya bukan dirinya. Rupanya Matic yang merupakan pemain kesayangan Mourinho di MU langsung membela sang pelatih ia menilai Mourinho sudah tepat mengatakan hal itu dan ia berada di jalur yang benar karena tidak ada orang yang pernah menghortmati apa yang sudah diberikan sang The Special One untuk klub ini.

Kabar tersebut jelas tidak ada habisnya, pundi pundit di Inggris berbondong bondong memberikan komentar untuk Matic mereka mengatakan jika Matic merupakan pemain yang omong kosong dan hanya sok menjadi pahlawan karena hal itu tidak akan berguna.

Perkataan tersebut di lontarkan oleh Legenda Liverpool Steve Nicol, Nicol yang pekerjaannya seorang pundit pun langsung melontarkan hal tersebut untuk pemain asal Serbia.

”Apa ? Matic mencoba melindungi Mourinho? Mourinho mencoba melindungi Matic ? hal konyol apa yang mereka tunjukan ini hanya omong kosong yang di lakukan Matic.”

 

Jose Mourinho Cemburu Dengan Guardiola Dan Klopp

Judibca.com – Manager Manchester United, Jose Mourinho memang tengah menjadi bulan bulanan media usai dirinya mengomentari aktivitas Bursa Transfer pemain yang tengah  di lakukan klubnya. Kendati sudah mendatangkan tiga pemain baru ke skuatnya tidak membuat eks manager Real Madrid itu puas, ia bahkan terus meminta kepada klubnya untuk terus mendatangkan sisa pemain incaranya.

Nah, bak gayung bersambut Mou kabarnya sudah mulai panas melihat aktivitas transfer para rivalnya seperti Arsenal, Liverpool hingga Manchester City. Untuk kedua nama terakhir di kabarkan membuat Mourinho cemburu. Hal itu di utarakan oleh Jammie Redknapp ia yakin jika pelatih berjuluk The Special One itu tengah frustasi bersama MU dengan management klub yang tidak melakukan pembeliaan besar besaran yang di lakukan oleh Liverpool dan City.

Meski sudah mendatangkan nama nama seperti Diogo Dalot, Lee Grant hingga Fredd akan tetapi Mou masih tidak puas, ia bahkan menyatakan kepada pers jika ia membutuhkan dua pemain tambahan,jika tidak satu lebih bagus dari pada tidak ada sama sekali. Jika di telisik dari gestur pria asal Portugal itu nampaknya ia mencoba menekan klub untuk memenehui permintaannya.

Jika di bandingkan oleh rival sekota mereka Manchester City memang transfer MU bisa dikatakan jauh dari mereka,sebagai contoh saja ketika Mourinho mengambil alih United pada 2016 yang lalu dirinya sudah membuat menagament klub untuk menghabiskan dana mencapai 360 juta poundsterling hingga sekarang, sedangkan City sendiri bahkan melampui Setan Merah dengan raihan 500 juta pounds,hingga membuat City di naungan Pep Guardiola berhasil menjuarai Primer Leangue pada musim lalu.

”Jika kita melihat Mourinho yang terus mengeluh di bursa transfer mungkin akan membuat Ed Woodward panas, tidak hanya musim ini saja ia mengeluhkan itu, musim lalu juga. Tapi saya pikir Mou sedikit cemburu dengan Pep Guardiola bersama City dan Klopp bersama Liverpool, mereka sangat di dukung oleh klub dalam setiap bursa transfer pemain. Sayangnya Mourinho sudah mengeluarkan dana 360 juta pounds dan ia hampir memperbaiki semua posisi pemain.” beber Redknapp kepada Skysport.

Lee Grant : Saya Siap Untuk Melawan David De Gea

DETROIT – Penjaga gawang Manchester United Lee Grant sangat ingin memberi Jose Mourinho “keputusan untuk membuat” dan menantang David De Gea untuk tempat nomor satu di Old Trafford.

Grant, 35, yang ditandatangani dari Stoke dalam kesepakatan senilai £ 2 juta musim panas ini dan sangat menyadari betapa sulitnya memainkan game apa pun dengan De Gea dan Sergio Romero sudah di Old Trafford, tetapi dia bersikeras dia tidak bergabung hanya untuk membuat angka.

“Pekerjaanku hanya untuk mengakhiri tawaranku,” katanya. “Saya telah dibeli oleh Manchester United sehingga peran saya adalah tampil pada level yang tinggi dan untuk melakukan sendiri dengan cara yang benar. Itu berarti melatih dengan benar, bermain dengan benar ketika Anda mendapatkan peluang dan jika itu memberi manajer pilihan untuk membuat maka itulah pekerjaanku.

“Apakah itu berarti duduk di bangku atau tidak duduk di bangku cadangan, apakah saya bermain di pertandingan piala, atau tidak bermain di pertandingan piala, saya siap dan bersedia melakukan apa yang harus saya lakukan.

“Saya tidak berada di bawah ilusi tentang apa yang hadir di sini. Saya senang dengan itu dan menantikan kesempatan.

“Saya tidak perlu berbicara dengan manajer. Saya cukup tua dan cukup buruk untuk memahami peran yang harus saya lakukan. Saya berada di klub sepakbola yang memiliki kiper terbaik di Liga Premier di buku-buku.

“Juga klub yang memiliki kiper No.1 Argentina di buku-buku dan ada juga kiper muda yang fantastis di gedung dan kiper muda yang fantastis dengan status pinjaman.

“Saya tahu apa yang harus saya hadapi tetapi saya yakin pada diri saya sendiri, saya puas dengan peran saya sendiri dalam semua itu dan saya juga yakin saya bisa menawarkan sesuatu kepada klub sepakbola. Itulah yang saya lakukan di sini.” melakukan.”

Grant menghabiskan waktu di Derby, Burnley, Oldham dan Sheffield Wednesday selama 18 tahun karir bermain sebelum mendapatkan panggilan dari United, klub yang ia dukung sebagai anak lelaki.

Dia membintangi Liga Premier untuk Stoke selama musim 2016-17, termasuk kinerja yang menakjubkan dalam hasil imbang 1-1 di Old Trafford, sebelum mengumpulkan pemain klub penghargaan tahun ini.

Dan meskipun Inggris di bawah 21 internasional, Grant mengatakan dia pikir dia kesempatan di atas penerbangan mungkin tidak pernah datang sebelum pindah ke Stoke pada tahun 2016.

“Anda sampai ke tahap di mana Anda pikir Anda mungkin melewatkan kesempatan itu,” katanya. “Tentu saja, dua tahun terakhir di Stoke, memberi saya platform untuk menunjukkan kemampuan saya di tingkat tertinggi. Datang ke sini jelas tingkat berikutnya lagi.

“Tidak ada keraguan tentang itu, sungguh, kamu berbicara tentang salah satu klub terbesar di dunia. Aku bangga berada di sini.”

Grant memiliki kesempatan untuk berbaris dalam seragam United melawan Liverpool dan Real Madrid sebelum akhir tur AS sebelum pertandingan glamour lainnya melawan Bayern di Munich akhir pekan depan.

Dan untuk seorang penjaga gawang yang menyaksikan Les Sealey, Jim Leighton dan Peter Schmeichel tumbuh dewasa, hanya ada satu cara dia bisa menggambarkan musim panasnya.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, Anda tidak bisa mengatakannya dengan cara lain untuk jujur,” katanya. “Saya suka menonton semua orang-orang itu dan saya senang sekarang untuk berharap memiliki kesempatan bermain untuk klub sepakbola dan dalam beberapa cara kecil menjadi bagian dari itu.”