Laga Duel El Clasico Berbalik Arah

Pertandingan antara 2 rival abadi Barcelona dan Real Madrid sudah berlangsung dengan sangat lama, pertandingan antara kedua club tersebut selalu di sebut dengan nama El Clasico. Pertandingan pertama kedua belah club tersebut terjadi pada tahun 1932. Setelah berjalan selama 87 tahun lamanya akhirnya secara perhitungan Barcelona sudah di pastikan mencatat kemenangan lebih banyak dari pada Real Madrid.

Barcelona mencatatkan kemangan lebih banyak daripada Real Madrid, bahkan pada 6 laga terakhir dalam pertandingan yang bertajuk El Clasico, Barcelon berhasil menang tanpa mengalami 1x pun kegagalan maupun seri. Performa dari Real Madrid yang semakin menurun membuat para fans dari Real Madrid segera mendesak para petinggi dari Real Madrid segera bertindak untuk mengatasi hal tersebut.

Rasa malu yang di terima oleh Real Madrid sepertinya terus terjadi bertubi-tubi selama musim ini. Dalam laga terakhir Barcelona berhasil menang tipis dengan keunggulan 1 gol atas Real Madrid yang di adakan di kandang Real Madrid. Dalam segi pertarungan Real Madrid memang lebih banyak menguasai pertandingan tetapi mereka tetap tidak dapat membobol gawang dari Barcelona.

Laga terakhir juga merupakan kemenangan ke 96 dari Barcelona selama dual El Clasico tersebut. Dalam dual El Clasico tersebut Messi menjadi pemain terbaik dengan berhasil mencetak 26 gol dalam 41 pertandingan El Clasico yang sudah di jalani. Sebenarnya jika Real Madrid tetap memiliki Cristiano Ronaldo dapat di pastikan Barcelona tidak akan bisa berkutik saat mereka melawan Real Madrid. Sejak Ronaldo pindah ke Juventus, permainan dari Real Madrid semakin menurun.

Hasil El Clasico di Ajang Copa Del Rey, Barca Sukses di Markas Real Madrid

Spanyol – Barcelona sukses ke babak final Copa Del Rey usia mengalahkan Real Madrid dengan agreat skor 4-1. Hal tersebut terjadi saat leg kedua semifinal di stadion Santiago Bernabeu. Blaugrana unggul 3-0 atas El Real.

Pada kompetisi tersebut, Madrid lebih tampil apik sangat berbeda saat leg pertama di stadion Camp Nou. Real Madrid mampu membuat lini pertahanan Barcelona kocar-kacir pada babak pertama.

Di menit 45 awal, aksi kiper Barcelona, Marc-André ter Stegen membuat peluang pemain El Real gagal dibuat olehnya. Karim Benzema, Lucas Vazquez bahkan Vinicius Junior tak mampu merobek gawang ter Stegen.

Pada babak kedua, Barcelona menjadi agresif akhir Luis Suarez dapat membuka peluang gol di menit 50. Suarez berhasil menyempurnakan umpan dari Ousmane Dembele dan merobek gawang Keylor Navas.

Selisih satu gol dari Barcelona tidak membuat Real Madrid putus asa dan berusaha bangkit kembali. Namun mereka harus kembali menerima terjadinya gol lagi akibat Raphael Varane merobek gawang sendiri di menit ke-69, gol terjadi lagi berasal dari umpan manis Ousmane Dembele.

Luiz Suarez kembali mencetak gol penutupnya pada menit ke-73 melalui tendangan pinalti yang berawal dari pelanggaran yang terjadi pada Lionel Messi dikotak terlarang.

Skor akhir 3-0 atas El Real membuat Barca tidak takut untuk menghadapi final Copa Del Rey, dimana laga pertandingan Valencia dengan Real Betis bermain imbang 2-2 pada leg pertama.